Hari ini adalah hari pertama melaksanakan puasa pada bulan ramadhan ini dan saya malu pada Allah SWT karena saya bangun agak kesiangan dan sholat shubuh jam 05.30 wib. Saya pun terkaget-kaget dengan keadaan waktu itu, agenda olahraga pun tidak terealisasikan sebab kondisi lingkungan sudah siang. Aktivitas olahraga tidak jadi, saya pun menggunakan waktu untuk membaca buku yang kepribadian hasil pinjaman di perpustakaan. Lagi-lagi saya sangat menyia-nyiakan waktu pagi itu, tiba-tiba penyakit di kos ketiduran lagi sampai pukul 08.00 wib. Tidak lama kemudian, saya langsung pergi ke kamar mandi dan bersiap-siap untuk mencuci baju karena pakaian kotor cukup banyak dan kebetulan tidak ada agenda. Tempat cucian di kos hanya ada satu tempat dan melihat ada bak yang sudah terisi rendaman baju, jadi harus ngantri untuk mencuci bajunya. Pada waktu itu mbak kos yang mau mencuci baju, saya merendam baju yang akan dicuci dan ditunggu sampai selesai mbak kosnya. Waktu masih berjalan terus, saya pun menyempatkan lihat berita di ruang tivi kosan dan sambil membaca buku.
Tiba waktunya untuk mencuci baju, saya menikmati aktivitas itu karena sudah lama tidak membersihakn baju sendiri. Kebiasaan melaudrykan baju, jadi tangan terasa agak linu ketika mencoba untuk mengucek celana jeans. Dalam benak saya, ini kalau badan tidak pernah olahraga dan cuci baju. Hmmm akhirnya kegiatan mencuci baju sudah selesai dan rencana selanjutnya mau bersih diri. Sebelum itu, berpikir sejenak tentang hari ini. Ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 10.15 dan hari ini adalah hari jumat sehingga mandipun dibatalkan pada waktu itu. Lebih baik mandi sebelum jam mendekati jumatan dan aktivtas selanjutnya diganti yang lain. Disini mulai saya terangkan tentang agenda yang akan menggatikan mandi ini. Saya sebenarnya ingin belajar menulis dengan baik, inginnya bisa menulis buku, artikel di majalah-majalah. Tulisan-tulisan yang bisa menginspirasi dan memotivasi dan lain-lain. Hari jumat itu saya mulai belajar menulis karangan tentang pengalaman sehari-hari saya dan kelak ketika sukses bisa menjadi bahan cerita dan perjalanan hidup saya. Tidak ada kata terlambat untuk ingin lebih baik, semoga keinginan dan rencana ini berjalan dengan baik.
Dengan modal waktu 1 jam sebelum persiapan jumatan, waktu digunakan untuk menulis catatan harian saya. Disini menuli aktivitas hari kamis sebelum bulan ramadhan versi muhammdiyah dan saya pun mengikuti puasa waktu muhammdiyah. Satu jam sudah berlalu dan hasilnya pun masih sedikit, apa mungkin saya masih pertama kali menulis catatan harian dan runtutan cerita masih kacau balau,hehehe teringat kejadian kuliah metode penelitian di teknik kelautan, Dosen saya mengatakan kapada mahasiswanya “ kalian ini kalau menulis kok tidak bisa dibaca dan dipahami to, sudah mahasiswa lagi” saya terhentak dan merasa malu waktu itu. Pikiran ini mulai menyerang diri saya untuk terus membenahi melakukan penulisan. Sisa tulisan harian dilanjutkan lagi setelah selesai jumatan dan setelah itu segera pergi ke kamar mandi serta persiapan berangkat jumatan. Jumatan hari pertama puasa sangat terasa berbeda dengan hari biasanya, entah itu perasaan saya saja atau memang salah. Sholat jumat sudah selesai dan aktivitas selanjutnya sudah menunggu untuk diselsaikan. Kegiatan menulis pun akhirnya saya lanjutkan lagi dan waktu berjalan sampai 13.30 wib. Tidak terasa waktu berjalan dengan cepat dan hasilnya masih sedikit pula, disini mulai terlihat bahwa penulisan juga tidak gampang. Insyaallah dengan belajar menulis akan bisa melihat dan tahu menulis dengan baik. Lalu kegiatan menulis saya hentikan dan dilanjutkan nanti setelah dikorkom. Saya langsung menyiapakan motor dan pergi ke korkom SN. Hari-hari yang penuh semangat dan agenda-agenda agak sedikit terlupakan, kekurangannya diri saya adalah pelupa, hmmm
Pertama yang dilakukan setiba di korkom, mencari buku tentang kemuduran HMI yang ditulis oleh agus salimsitompul. Buku ini digunakan untuk bahan makalah yang saya kerjakan untuk LK 2. Ternyata buku yang dicari sedang dibawa oleh salah satu anggota komisariat perkapalan HMI SN. Saya pun mulai bingung untuk mengerjakan makalahnya, sedikit membuka tulisan catatan harian dan meneruskannya. Karena di korkom ada wifi yang bisa digunakan, saya juga asyik berinternetan ria dengan membuka facebook dan email. Pada waktu itu, kebetulan kakak saya yang di brunai menghubungi untuk memberitahukan ada pesan di email dan mendownload video. Mbak nia ingin chating dan bervideo call dengan saya dan kebetulan waktu mendekati ashar, saya meminta untuk memending terlebih dahulu untuk sholat ashar. Sebelum sholat, saya diminta untuk menmgantar teman untuk pergi ke pom bensi jl. Arif rahman hakim. Tetapi motor dipinjam oleh teman, sehingga waktu itu digunakan untuk berdsiskusi. Dia sudah menjadi alumni, kebetulan baru bekerja jadi PNS di dinas perhubungan dan rencananya mau keluar dari pekerjaan itu karena pekerjaanya kurang menantang dan menurutnya tidak akan berkembang. Bagi saya itu hanya menurutnya dan setiap orang pasti mempunyai penilaian sendiri tentang pekerjaan PNS.
Sholat ashar sudah dilaksanakan dan saya berencana untuk pulang ke kos untuk persiapan mencari ta’jil di masjid sebelah. Sambil menunggu selesai download video mbak nia, saya menyalakan tipi untuk melihat berita sekilas. Kemudian berangkat ke kos dan setibanya langsung persiapan mandi serta persiapan pulang ke jombang. Sebelum berangkat ke masjid, saya menyempatkan untuk membaca al quran terlebih dahulu. Selanjutnya mendengar kiraat dari masjid sebelah kos, segera saya berangkat ke masjid sekaligus sholat manghrib. Alhamdulillah mendapatkan nasi bungkus dari masjid buat santapan berbuka puasa pertama kali. Ternyata berkah ramadhan bisa terasakan meskipun tidak besar apa yang kita lihat. Bunyi adzan menandakan untuk sholat isya dan traweh dilaksanakan, maka dari itu saya segera berbenah diri dan pergi ke masjid. Akhirnya traweh kedua bulan ramadhan sudah dilaksanakan dan agenda selanjutnya untuk hari adalah pulang ke jombang. Asyikkkk
Sebelum melakukan perjalanan pulang ke jombang, saya menyempatkan untuk membeli minum nescaffe agar tidak ngantuk dipertengahan jalan. Kondisi setelah minum itu, saya agak segar dan tidak khawatir akan mengantuk serta tidak lupa berdoa pada Allah SWT agar ditengah perjalanan terlindungi dari bahaya yang tidak terduga. Perjalanan menuju jombang terasa nyaman karena ibadah wajib sudah dijalankan semua dan kebetulan waktu itu direncanakan ngopi di mojoagung sehingga saya naik motor dengan kecepatan 80-100 km/jam. Di daerah mojokerto ciwi, saya biasanya belok untuk melalui jalan alternatif mojokerto kota dan jarang lewat by pass. Untuk waktu itu mencoba melalui by pass karena ingin cepat-cepat tiba di mojoagung. Ketika motor berkendara di jemabatan terdapat kayu besar yang berada di sekitar jalan tersebut dan saya mencoba menghindarinya. Saya pun terkaget dan terkejut karena disitu ada orang yang tergeletak di jalanan. Tidak lama kemudian, saya segera memarkir motor di pinggiran jalan dan menolong orang itu. Ada 3 orang yang juga ikut membantu orang yang tergeletak di pinggir jalan dan untungnya tidak terjadi luka berat, hanya pingsan dan sedikit lecet di muka. Saya pun menyuruh orang berkendara yang minggir di jalan tersebut untuk memanggil polisi dan akhirnya polisi datang.
Alhamdulillah orang tersebut setengah sadar dan pingsan kembali, polisi pun memanggil ambulance agar dibawa ke rumah sakit terdekat. Empat warga masyarakat sekitar ikut membantu orang kecelakaan itu, dan satu per satu orang yang berkendara menolong pertama kali minta ijin untuk meninggalkan tempat sebab ada kegiatan lain, termasuk juga saya pribadi dan untuk selanjutnya masih ditangani polisi dan warga setempat. Disini saya heran dengan perilaku beberapa pengendara terhadap kepedulian sosial. Jelas-jelas ada orang jatuh dan pingsan di pinggir jalan tetapi jarang yang tanggap. Astagfirullah sungguh sedih merasakan kepedihan jiwa manusia sekarang. Setiba di rumah, saya langsung menceritakan orang tua atas peristiwa tersebut. Setelah berbicara lebar dengan bapak dan ibu, saya makan dan segera untuk tidur malam. Akhir cerita dari catatan harian itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar